Topan Matthew Hantam Florida dan Tewaskan 4 Orang

Angin badai berkecepatan 230 kilometer per jam, Topan Matthew, mulai menerjang wilayah bagian tenggara Amerika Serikat, Florida, sejak Jumat (7/10) waktu setempat.

KoranKu – Amerika Serikat – Angin badai berkecepatan 230 kilometer per jam, Topan Matthew, mulai menerjang wilayah bagian tenggara Amerika Serikat, Florida, sejak Jumat (7/10) waktu setempat.

Setidaknya empat orang meninggal akibat kejadian itu, berdasarkan laporan Kantor Polisi Daerah Putnam County, seorang perempuan meninggal setelah sebuah pohon tumbang menimpa mobil trailer yang ditumpanginya ketika badai berlangsung.

Sementara itu, dua korban lainnya berasal dari wilayah Volusia dan satu korban dari St. Lucie.

“Layanan darurat menerima laporan seorang pria tidak sadarkan diri dan mengalami kesulitan pernapasan tapi mereka tidak bisa merespons karena besarnya hantaman angin badai”, tutur DAMKAR St. Lucie County.

Sekitar 23.000 warga AS diungsikan pada 180 lokasi. Menurut seorang WNI yang tinggal di Florida, Hadijah Pebriah (40).

Angin kencang mulai terasa sejak pukul 07.35 pagi waktu setempat, Gubernur sejak Selasa (4/10) lalu sudah menginstruksikan warga di sekitar pesisir pantai untuk mengungsi ke tempat aman.

Ia mengatakan, warga setempat juga telah mengantisipasi datangnya topan dengan menutup semua lubang jendela bangunan dan rumah dengan papan tripleks.

Para warga juga sudah menyediakan peralatan dan kebutuhan darurat seperti lampu senter, makanan serta minuman yang cukup.

“Gubernur sudah memberi pengumuman dan warning badai. Mereka selalu menghubungi dan mengingatkan kami untuk evakuasi, saya dan suami serta tetangga dievakuasi ke Orlando”, ungkap Hadijah.

Hadijah dan suami sejak Rabu lalu sudah meninggalkan rumah mereka di Indialantic, pulau kecil di pesisir Florida.

“Topan sedang di tempat tinggal saya dan terus menuju utara. Karena diameternya cukup besar, wilayah Orlando juga sudah mulai terasa”, lanjutnya.

Gubernur Florida Rick Scott mengatakan, Topan Matthew juga menyebabkan terputusnya pasokan listrik bagi satu juta rumah di sana.

Menurutnya, kerusakan yang disebabkan topan Matthew akan berdampak panjang. Beberapa akses lalu lintas seperti jalan tol dan jembatan ditutup. Namun, jalan-jalan utama di Florida masih bisa digunakan.

“Perlu diingat, badai belum selesai dan masih bertahan di wilayah ini. Untuk sementara kita akan terus merasakan dampaknya sampai dengan malam ini”, ungkap Rick Scott.

Leave a Reply