Topan Matthew Ancam Warga Amerika Serikat

Presiden Amerika Serikat yaitu Barack Obama memperingatkan bahaya topan Matthew yang akan menghantam bagian tenggara negara itu. Jutaan orang di AS diperintahkan untuk ikuti arahan evakuasi pada Rabu (05/09/2016), setelah topa itu memporakporandakan Bahama dan Haiti.

KoranKu – Amerika Serikat – Presiden Amerika Serikat yaitu Barack Obama memperingatkan bahaya topan Matthew yang akan menghantam bagian tenggara negara itu. Jutaan orang di AS diperintahkan untuk ikuti arahan evakuasi pada Rabu (05/09/2016), setelah topa itu memporakporandakan Bahama dan Haiti.

Topan Matthew adalah topan kategori 3 yang berkecepatan hingga 185 km/jam, topan itu adalah badai terparah dalam 10 tahun terakhir di wilayah itu.

Setelah melalui wilayah Karibia dan menewaskan 14 orang, Topan Matthew diprediksi akan menghantam Florida dengan angin kencang dan hujan lebat pekan ini.

“Saya ingin tekankan kepada masyarakat bahwa ini adalah badai yang serius, jika ada perintah evakuasi maka harus ditanggapi dengan serius”, ungkap Obama.

Keadaan Florida, Negara bagian dari Amerika Serikat
Keadaan Florida, Negara bagian dari Amerika Serikat

Tim tanggap bencana AS telah diturunkan ke Florida, Georgia, South California dan North California. Gubernur di negara-negara bagian tersebut juga telah mengumumkan status darurat bencana yang memungkinkan dikerahkannya Garda Nasional.

Gubernur South Carolina Nikki Haley memerintahkan evakuasi satu juta orang di wilayah pesisir, lalu Gubernur Florida Rick Scott mengeluarkan perintah evakuasi 1,5 juta orang di pesisir.

Perintah evakuasidikeluarkan lebih dini di Florida untuk tindakan pencegahan, “Jika di saat terakhir, anda tidak akan punya waktu untuk bersiap. Anda akan membahayakan nyawa anda dan keluarga anda”, tutur Rick Scott.

Pemerintah Florida juga telah meminta Obama mengerahkan tambahan 1.500 anggota Garda nasional untuk bersiap membantu penanganan bencana ini.

Saat ini telah ada 1.500 anggota Garda Nasional aktif di negara bagian itu. AFP memberitakan, topan ini telah menyebabkan pemilu presiden di Haiti tertunda hingga Minggu mendatang.

Di Bahama, topan Matthew menyebabkan penutupan bandara dan pengalihan jalur pelayaran dari tempat-tempat tujuan wisata.

Menurut data laporan PBB, setengah dari 11 juta populasi Haiti terdampak topan Matthew, langsung atau tidak langsung.

Di Karibia, lebih dari 600 ribu orang tinggal di penampungan darurat. Topan semakin membuat ribuan warga Haiti korban gempa tahun 2010 yang masih tinggal di tenda-tenda pengungsi kian menderita.

Menurut Sekjen PBB Ban Ki-moon, sedikitnya 350 ribu orang di Haiti butuh bantuan segera. Di Kuba, 1,3 juta orang dievakuasi akibat topan Matthew. Banjir dan gelombang tinggi hingga lima meter tercatat di bagian timur negara itu.

Leave a Reply