The Cabies Galang Dana untuk Lawan Uber

KoranKu – Indonesia – Para sopir taksi cab hitam yang terkenal dengan nama “The Cabies” di jalanan kota London ini menggalang dana kampanye $600 ribu pounds untuk melawan kehadiran taksi Uber yang sudah hadir sejak empat tahun yang lalu.

Taksi yang selalu dilayani melalui aplikasi Uber memang mendapatkan perlawanan di beberapa negara, termasuk London, Inggris dan Paris. Tapi di kota tersebut ada bentuk protes berbeda yang dilakukan.

Hal yang berbeda dari lainnya adalah, kelompok ‘The Cabies’ ini tidak menunjuk kesalahan secara tidak langsung ke pihak Uber, namun ke Lembaga Transport For London (TFL) yang membuat aturan itu.

Pihak Kelompok Taksi Cab Hitam yaitu Artemis Mercer menjelaskan TFL telah gagal untuk menegakkan hukum di bidang seperti pemeriksaan, akses untuk pengendara penyandang cacat dan Asuransi.

“Kami akan bantu Menyelamatkan ikon Taksi Cab Hitam dan masa depan 25.000 sopir Taksi cab Hitam, keluarga mereka dan industri juga terkait” ujar Artemis Mencer.

Artemis memperingatkan bahwa, jika Uber menjadi sebuah kekuatan dominan di London, masyarakat yang berpergian dengan Uber dapat terkena kenaikan tarif yang drastis dan tidak ada jaminan keselamatan.

Firma Hukum yang selalu bertindak atas nama Kelompok ini mengatakan merekan percaya ada alasan cukup untuk menggugat TFL karena atas dasar bahwa pemberian lisensi Uber untuk operas adalah melanggar Hukum.

Untuk melakukan perlawanan ke depan Artemis Mencer perlu kampanye untuk mencapai target dana. Sebab hanya dalam waktu singkat bisa meningkatkan dana sampai 30 ribu poundstreling dengan 56 hari tersisa.