Status Sungai Whanganui Sudah Berubah

Sungai bisa jadi destinasi wisata yang menarik, terutama bila lokasinya masih asri, berlatar padang dan pepohonan. Bunyi gemericik air ditambah pemandangan yang indah.

KoranKu – Selandia Baru – Sungai bisa jadi destinasi wisata yang menarik, terutama bila lokasinya masih asri, berlatar padang dan pepohonan. Bunyi gemericik air ditambah pemandangan yang indah.

Tetapi di Selandia Baru, sebuah sungai menjadi destinasi menarik,  bukan hanya karena pemandangannya saja, melainkan juga statusnya.

Sungai Whanganui yang berlokasi di North Island itu, kini berstatus manusia. Perjuangan Whanganui menjadi manusia sudah berlangsung selama 107 tahun.

Sungai sepanjang 145 kilometer itu, baru saja mendapatkan status manusia dari parlemen pada Rabu (14/03/2017).

Alasan parlemen meloloskan status nyeleneh tersebut karena sungai itu dianggap suci oleh Suku Maori Iwi Whanganui, dan merupakan bagian yang tak terpisahkan dari kehidupan suku asli Selandia Baru tersebut.

Adapun, di masyarakat, sungai itu akan diwakili oleh dua orang. Satu dari Suku Maori dan satu lagi dari pemerintah.

Status manusia sungai tersebut kini termaktub dalam Undang-Undang Te Awa Tupua yang telah lama diusulkan.

“Sugnai Whanganui ini telah memperjuangkan status ini, juga hubungannya dengan sungai Whanganui sejak tahun 1870”, ungkap Menterii Perjanjian Negosiasi Waitangi Selandia Baru, Christopher Finlayson.

“Ini menandai salah satu proses pelolosan undang-undang terlama dalam sejarah Selandia Baru”, lanjutnya.

Adapun, negoisasi resmi antara pemerintah Selandia Baru dan komunitas Whanganui Iwi, berlangsung sejak 2009 silam. Sementara, rancangan undang-undangnya sendiri disusun pada 2014 dan mulai disidangkan pada 2016.

“Ini mengacu pada cara pandang Suku Iwi di pesisir sungai Whanganui, yang hidupnya tergantung pada Sang Sungai, Te Awa Tupua”, ungkapnya.

Lebih lanjut, Finlayson menjelaskan dengan adanya pemberian status manusia itu, kelestarian sungai Whanganui akan tetap terjaga, karena masyarakat tidak lagi memandang sungai itu sebagai komoditas.

“Kami selalu percaya bahwa Sungai Whanganui adalah sebuah kehidupan yang utuh, Te Awa Tupua, yang melindungi seluruh elemen kehidupan dari pegunungan North Island hingga ke lautan”, tutur Gerrard Albert selaku Juru Bicara Suku Iwi Whanganui.

Leave a Reply