SpaceX Torehkan Rekor Luncurkan Roket Bekas

SpaceX akhirnya mencetak sejarah setelah sukses meluncurkan roket ‘Daur Ulang’ mereka pada Kamis (30/03/2017) malam waktu setempat. Perusahaan yang dipimpin Elon Musk itu menjadi yang pertama dalam sejarah yang mampu menerbangkan sebuah roket yang sama lebih dari sekali.

KoranKu – Florida – SpaceX akhirnya mencetak sejarah setelah sukses meluncurkan roket ‘Daur Ulang’ mereka pada Kamis (30/03/2017) malam waktu setempat.

Perusahaan yang dipimpin Elon Musk itu menjadi yang pertama dalam sejarah yang mampu menerbangkan sebuah roket yang sama lebih dari sekali.

Falcon 9 kembali mendarat dengan mulus di kapal yang mengapung di Samudera Atlantik, “Saya tidak bisa berkata-kata”,ungkap Elon Musk selaku CEO SpaceX.

Roket Falcon 9 ‘Daur Ulang’ pada penerbangan keduanya kali ini mengangkut satelit komunikasi komersial milik operator saterlit SES asal Luksemburg.

Sementara itu, peluncuran Falcon 9 mengambil tempat di Cape Canaveral 39A, lokasi peluncuran misi-misi bersejarah milik NASA.

Elon Musk

Tidak semua bagian dari roket Falcon 9 berasal dari penerbangan sebelumnya. Bagian tubuh yang bisa dipakai hanya berasal dari roket tingkat satu (first stage) yang berisi sebagian besar mesin roket.

Bagian roket itu sebelumnya dipakai untuk menerbangkan kargo suplai Stasiun Antariksa Internasional (ISS). Dengan sedikit polesan di sana-sini, roket tingkat satu itu berhasil mengantarkan persediaan rutin bagi astronaut NASA.

Memang kebanyakan roket akan hancur saat kembali melewati atmosfer Bumi, karena ini membuat biaya menerbangkan roket sangat mahal dan memakan waktu.

SpaceX menghitung penghematan yang bisa mereka lakukan dengan menerbangkan roket bekas ini bisa mencapai 30 persen, dari sekitar US$60 juta menjadi US$40 juta.

Keberhasilan ini mengukir nama SpaceX ke dalam rekor baru lain sebagai penerbang roket komersial pertama dengan roket yang sama lebihd dari sekali.

Sebelumnya mereka telah mencatat rekor seperti perusahaan swasta pertama yang mengirim wahana antariksa ke ISS pada 2012, pendaratan kembali roket setelah misi peluncuran pada 2015, dan pendaratan roket di permukaan mengapung di atas laut pada 2016.

Leave a Reply