Peringgati Hari Santri, PCNU Gelar Sholawat Nariyah Dan Pengajian Umum

KoranKu-Tegal-Pimpinan Cabang Nadhatul Ulama Kota Twgal menggelar Pembacaan Sholawat Nariyah dan Pengajian Umum dalam Rangka Peringatan Hari Santri Nasional Tahun 2016, Jumat(21/10/16) di Gedung PCNU Jl Wisanggeni Kota Tegal.

 

 

Ketua Panitia Zahruddin mengatakan Kegiatan malam hari ini merupakan salah satu rangkaian dari peringatan hari santri Nasional untuk yang ke dua kalinya, setelah sebelumnya dilaksanakan pertama pada tahun 2015.

 

 

Dalam sambutan Ketua Tanfidyah PCNU Kota Tegal dr Abdal Hakim Tohari mengatakan Hari santri ini di serukan oleh kaum ulama ulama NU untuk dijadikan sebagai Hari Nasional. Dikarenakan para ulama dan santri begitu besar perananya dalam merebut maupun mempertahankan kemerdekaan. Setelah 70 Tahun Indonesia merdeka seakan akan peranan ulama dan santri terlupakan.

 

 

Menurut Abdal Hakim tujuan dari para ulama NU menjadikan Hari santri sebagai hari Nasional adalah agar anak cucu umat Islam di Indonesia dapat mengetahui peranan para ulama dan santri dalam perjuangan merebut kemerdekaan dan mempertahankan kemerdekaan.

 

 

“Diharapkan dengan peringatan hari santri kita mampu menumbuhkan semangat juang yang dimiliki para pendahulu,”ungkapnya.

 

 

Pada kesempatan yang sama Ketua Rois Syuriah KH Muhammad Ibrohim mengatakan dengan adanya hari santri mudah mudahan Pemerintah sadar bahwa mayoritas penduduk Indonesia adalah beragama Islam. Banyak Ulama yang mengajak santrinya pada jaman dahulu untuk ikut berjuang dan berkorban dalam merebut kemerdekaan serta mempertahankan kemerdekaan.

 

 

KH. Zimam Hanif Nusuk ( Gus Nif) dalam Mouridho Khasanal menyampaikan Santri berasal dari bahasa sansekerta satri yang berarti mahasiswa , murid yang diasuh oleh begawan begawan Hindu. Jadi istilah santri sudah ada lama sebelum agama Islam. Saat ini Santri merupakan penerus para ulama dalam menyebarkan agama Islam Pada perkembangan.

Leave a Reply