Perayaan Natal 2016 di Gereja Katedral Bernuansa Betawi

Gereja Paroki Katedral Jakarta Pusat menampilkan suasana budaya Betawi sebagai tema perayaan Natal 2016 ini, pemilihan budaya Betawi dinilai cocok sebagai budaya yang paling akrab dengan kehidupan sehari-hari maupun lingkungan.

KoranKu – Jakarta, Indonesia – Gereja Paroki Katedral Jakarta Pusat menampilkan suasana budaya Betawi sebagai tema perayaan Natal 2016 ini, pemilihan budaya Betawi dinilai cocok sebagai budaya yang paling akrab dengan kehidupan sehari-hari maupun lingkungan.

“Suasana budaya Betawi sebagai budaya di DKI Jakarta pun tidak absen untuk membawa umat dalam suasana yang begitu akrab”, ungkap Bernard Hidayat selaku Humas Panitia Penyelenggara Natal 2016.

Suasana Betawi dikuatkan dengan adanya sejumlah ornament tradisional, seperti kereta kuda dan ondel-ondel dengan warna-warna yang meriah.

Selain itu, hiasan pohon cemara, bambu dan ranting khas Natal tidak terlewatkan. Bernard mengatakan hiasan pohon-pohonan itu diambil dari alam tanpa merusak habitatnya.

Gereja Katedral
Gereja Katedral

“Umat diharapkan dapat menghadirkan keluarga sebagai sekolah kehidupan dengan tidak melupakan budaya-budaya lokal dan menghargai alam serta lingkungan hidup sekitar kita”, tutur Bernard.

Pelaksana tugas Gubernur DKI Jakarta Sumarsono juga sudah meninjau Katedral pada Minggu (25/12/2016). Setidaknya ada empat gereja yang ditinjau Direktur Jenderal Otonomi Daerah Kementrian Dalam Negeri itu.

Pada Natal tahun ini, Katedral menyelenggarakan 8 kali ibadah misa. Pada Sabtu, 24 Desember, misa akan dilaksanakan pukul 17.00, 19.30 dan 22.00.

Sedangkan pada Ahad, 25 Desember, misa dilaksanakan pada pukul 06.00, 07.30, 09.00 (bersama Uskup Agung), 11.00 dan 18.00.

Leave a Reply