Pemerintah Kota Tegal Pertahankan Keberadaan Akper Dengan Bergabung Ke KeMenKes RI

KoranKu-Tegal-Pemerintah Kota Tegal telah mengajukan permohonan penggabungan Akper Pemerintah KotaTegal kepada Kementerian Kesehatan RI melalui surat No 421.5/005 tertanggal 20 Maret 2017.

 

Hal tersebut disampaikan Plt Kepala Dinas Kesehatan Kota Tegal dr. Suharjo didampingi Kepala Bagian Humas Bintang Takarini, dalam konfrensi pers yang digelar, Rabu (22/3/17) pukul 16.00 wib diruang Rapat Setda Lantai II Pemkot Tegal.

 

Suharjo menjelaskan keputusan menyerahkan Akper ke KeMenKes melalui berbagai tahapan, mekanisme serta aturan yang berlaku.

 

“Dari hasil konsultasi dengan Kemenristek Dikti didapatkan hasil bahwa Akper Pemkot Tegal telah tercantum dalam 22 Akademi Keperawatan yang kemungkinan bergabung ke Poltek Kemenkes dan menjadi pilihan utama bagi perguruan tinggi Kesehatan milik Pemkot,”jelas Suharjo.

 

Oleh Dikti Pemerintah Kota Tegal, kata Suharjo disarankan agar melakukan koordinasi dengan Kementerian Kesehatan. Dan Setelah melakukan koordinasi dengan Kementerian Kesehatan, Pemkot Tegal langsung mengajukan surat permohonan penggabungan Akper Pemerintah Kota Tegal ke Kementerian Kesehatan RI.

 

“Usai melakukan koordinasi dengan KeMenkes, Saya langsung membuat draf surat dan ditanda tangani oleh Walikota Tegal Hj Siti Masita Soeparno, “ungkapnya.

 

Lebih lanjut Suharjo menjelaskan, surat pengajuan permohonan penggabungan Akper Pemkot ke KeMenKes dengan tembusan ke Kemenko PMK, KeMenristek Dan Perguruan Tinggi RI, Kementerian Dalam Negeri serta Ketua DPRD Kota Tegal, telah diserahkan dan diterima oleh Ibu Dede Saadah Kepala Bidang Pengembangan Dan Pemberdayaan Sumber Daya Manusia Kesehatan (PPSDM) Kementerian Kesehatan RI pada 21 Maret 2017 siang.

 

Menurut Suharjo, secara lisan Ibu Dede Saadah menyampaikan Kementerian Kesehatan akan segera menindak lanjuti surat permohonan tersebut dengan visitasi dan langkah-langkah lanjutan.

 

“Bahwa apa yang dilakukan oleh Pemerintah Kota Tegal bukan karena tekanan, namun berdasarkan konsultasi dan aturan yang ada, “pungkasnya.

Leave a Reply