Pejabat AS Ditahan Karna Diduga Menjual Informasi Negara

Pejabat Amerika Selatan diduga menerima uang ribuan dolar dalam bentuk cash dan hadiah dari mata-mata China. Dia didakwa menjual informasi negara yang dikategorikan ‘Top Secret’.

KoranKu – Amerika Serikat – Pejabat Amerika Selatan diduga menerima uang ribuan dolar dalam bentuk cash dan hadiah dari mata-mata China. Dia didakwa menjual informasi negara yang dikategorikan ‘Top Secret’.

Candace Maria Clairborne disebut mengetahui identitas asli dua pria China yang sering dia hubungi, selama bekerja di Kedutaan AS di China dan negara lainnya, sebagai intelijen.

Lalu, uang yang mereka berikan pada Clairborne adalah alat pertukarang dengan informasi rahasia tentang Amerika Serikat.

Ia mengambil uang tunai dan iPhone itu untuk dirinya sendiri, namun sebagian besar dana yang dia terima dikirimkan pada pria muda yang tinggal bersama dengan Clairborne di Beijing dan Shanghai.

Dua pria mata-mata China itu menyadari biaya sekolah mode pria muda itu, selain melunasi sewa apartemen, membelikan sebuah mesin jahit juga pembiayaan liburan yang diminta Clairborne.

Semua itu diungkap dalam persidangan di Pengadilan Negeri Washington DC.

“Candace Marie Clairborne adalah pegawai Kementrian Luar Negeri yang punya akses pada informasi negara dan diduga tidak mengungkap hubungannya dengan agen rahasia China yang memberinya uang dan hadiah”, ungkap Pelaksana Tugas Jaksa Agung Mary McCord.

“Clairborne menyalahgunakan posisi dan aksesnya pada informasi diplomatic untuk kepentingan pribadi”, lanjut Mary  menjelaskan.

Adapun dakwaan pada Clairborne adalah menghalangi penyelidikan dan menyembunyikan dari penyidik kepolisian.

Ia bekerja di Kementerian Luar Negeri sejak 1999 dan kerap terlilit masalah finansial, ditahan pada Selasa (28/3) dan menyatakan tidak bersalah di ruang sidang.

Namun, laporan yang diterima menyatakan bahwa Clairborne mengenal salah satu mata-mata China itu sejak 2007 dan satu lainnya sejak 2012.

Dia mengetahui identitas mereka sebagai intelijen, namun lebih tergiur dengan keuntungan finansial yang ditawarkan untuk berbagi informasi kenegaraan pada dua agen China itu.

Tidak jelas disebutkan apa yang ditukar Clairborne dengan keuntungan finansial itu, dalam persidangan disebutkan bahwa Clairborne memberikan infromasi rahasia pada kedua agen yang berumber foto : er dari Internet.

Leave a Reply