Pantai Lovina Menjadi Tumpuan Kebangkitan Pariwisata Bali Utara

Selama ini masyarakat mengenal Bali sebatas Kuta, Denpasar, Ubud, Uluwatu dan sekitarnya. Namun, kali ini Bali bagian Utara mulai bergeliat menampakan potensi pariwisata, salah satunya adalah Pantai Lovina.

KoranKu – Bali – Selama ini masyarakat mengenal Bali sebatas Kuta, Denpasar, Ubud, Uluwatu dan sekitarnya. Namun, kali ini Bali bagian Utara mulai bergeliat menampakan potensi pariwisata, salah satunya adalah Pantai Lovina.

Pantai Lovina terletak di utara Pulau Dewata, Pantai Lovina dapat dikatakan jauh dari ingar-bingar turis di selatan. Namun bukan berarti sudut Bali yang jarang terekspos itu memiliki kecantikan tersendiri.

Pantai Lovina sebenarnya memiliki karakteristik berbeda dibanding pantai lainnya di Bali atau Denpasar.

Memiliki pasir hitam, Lovina kontras dengan pantai lain di Bali Selatan yang cenderung berpasir putih ataupun sedikit kecoklatan.

Begitu pula dengan ombak nya, bila sebagian besar pantai terkenal di Bali karena ombaknya yang menjadi surge para peselancar, namun di Lovina ombaknya cenderung tenang.

Lovina Beach Photo By Igorakhmanda
Lovina Beach (Pantai Lovina Bali) Photo By Igorakhmanda

“Ombak di bibir pantai relative tenang dan bersahabat sehingga memungkinkan pengunjung berwisata ke tengah laut dengan perahu nelayan”, ungkap Agung Gede Yuniartha selaku Kepala Dinas Parawisata Bali.

Namun bukan Cuma soal ketenangan yang menjadi daya tarik Pantai Lovina. Agung mengatakan, hal yang paling dicari dari pantai Lovina adalah sekumpulan Lumba-Lumba botol atau Tursiops Truncatus yang berenang disekitar pantai Lovina.

Para wisatawan sering mencari dan menikmati berdekatan dengan mamalia air berotak pintar tersebut di habitat alaminya.

Sunset di Lovina Beach
Sunset di Lovina Beach

Biasanya, para lumba-lumba ini bermunculan di pagi hari saat matahari terbit. Kawasan Lovina juga menjamu para penyelam dengan pemandangan taman laut indah.

Lovina juga memiliki beberapa destinasi pantai, seperti Binaria, Kaliasem, dan Kalibukbuk. Demi mengenalkan keindahan Lovina tersebut, pihak Dinas Pariwisata Bali mengadakan Lovina Festival.

Lovina Festival yang berlangsung sejak Sabtu (10/9) hingga Rabu (14/9), kegiatan yang berpusat di Pantai Kalibukbuk itu menampilkan pameran kuliner, pertunjukan musik dari Balawan, parade Desa Kalibukbuk, dan berbagai pertunjukan tradisional.

Pemerintah dan Kementrian Pariwisata RI berharap bahwa pelaksanaan festival tersebut sanggup mengangkat industri pariwisata Buleleng, khususnya Lovina sebagai ikon pariwisata Bali Utara.

“Selama ini yang berkembang pesat di Bali Selatan, maka festival ini bisa mengenalkan potensi pariwisata di Bali Utara”, ungkap Arief Yahya selaku Menteri Pariwisata.

Leave a Reply