Mahasiswa Akper Masih Berharap Walikota Tandatangani Surat Merger

Koranku-Tegal- Setelah mendatangi kantor Dinas Kesehatan Kota Tegal dan belum juga ada kejelasan, mahasiswa Akper Tegal mengaku sangat kecewa.

“Kami sangat-sangat kecewa. Kami seudah menunggu dari jauh-jauh hari dari tahun 2016 sampai sekarang tidak ada hasil yang memuaskan,” ucap Putri Salma Dewantara salah satu mahasiswa Akper.

Menurut Putri, sejak bulan November 2016 Plt Direktur Akper Pemkot Tegal mengatakan bahwa Akper akan ditutup, dan akan dijadikan rumah sakit. Sedangakan dari Walikota sendiri mengelak akan menutup Akper.

Putri Salma Dewantara mengaku jawaban dari Dinkes, Direktur maupun Walikota sama persis, yaitu menunggu keputusan dari atasan.

“Harapan kami masih tetap merger. Dan kami berharap kepada Ibu Walikota supaya mau menandatangani surat merger itu,” pungkas Putri.

Leave a Reply