Korsel ajak Kerjasama dengan Iran

KoranKu – Indonesia – Korea Selatan akan tingkatkan kerjasama ekonomi bersama Iran usai Sanksi terhadap negara itu dicabut. Berbagai Perusahaan Swasta juga sudah siap kembali ke Pasar Iran.

Menteri Perdagangan, Industri dan Energi Korsel dalam pernyataannya pada Kamis (21/01/2016) menyatakan akan menandatangi kontrak asuransi perdagangan dengan Iran sebesar US$2 miliar.

Korsel akan kembali masukan Iran sebagai negara potensial penerima Dana Kerja Sama Pembangunan Ekonomi.

Kementrian Keungan Korsel juga akan targetkan peningkatan Ekspor dan Impor ke Iran hingga dua kali lipat dalam 2 tahun ke depan.

“Ekspor terutama di Sektor Kontruksi dan Pembuatan Kapal akan diperkirakan terus berkembang setelah sanksi Iran dicabut”, ujar Menteri Keuangan Korsel Yoo ll-ho.

Iran adalah Sumber Daya Gas Alam terbesar ke-2 di dunia dan Minyak mentah keempat terbesar. Iran juga mempunyai Cadangan Minyak mentah yang diperkirakan mencapai 157,3 miliar barell pada 2014.

Korsel mengimpor seluruh kebutuhan minyak mentah mereka, menjadikan korsel negara importir minyak terbesar kelima dunia. Ekspor Korsel dengan Iran berada di angka US$3,76 miliar di tahun 2015.

Rencana pertemuan pemerintah kedua negara ini akan dilangsungkan di Teheran pada akhir Februari mendatang.

Iran juga membuat perusahaan swasta di Korsel sangat gembira. Lima perusahaan dagang terbesar Korsel akan bangun kembali jaringan bisnis mereka di Iran, salah satunya Daewoo International Company, seperti dikutip dari situs Yonhap Korsel.

Perusahaan besar ini mengincar bisnis di Sektor Energi, Sumber Daya Mineral, Kontruksi dan Olahan Makanan di Pasar Iran.

Perusahaan-perusahaan Dagang Korea sebenarnya tidak pernah beranjak dari Iran kendati negara itu dijatuhi sanksi. Perusahaan Korsel terus memantau Tren Pasar di Iran.