Kepulauan Pasifik Selatan Larang Impor Makanan Cepat Saji

Provinsi Torba di Republik Vanuatu, Kepulauan Pasifik Selatan, mengeluarkan kebijakan untuk tidak lagi mengimpor makanan cepat saji. Kebijakan itu bertujuan untuk mengubah gaya hidup masyarakat menjadi lebih sehat.

KoranKu – Pasifik Selatan – Provinsi Torba di Republik Vanuatu, Kepulauan Pasifik Selatan, mengeluarkan kebijakan untuk tidak lagi mengimpor makanan cepat saji. Kebijakan itu bertujuan untuk mengubah gaya hidup masyarakat menjadi lebih sehat.

Dengan kebijakan impor itu pemerintah berharap masyarakat lebih dapat memanfaatkan lahan pertanian dan kekayaan sumber daya alam yang tersedia di daerah itu.

Pemimpin masyarakat yang juga kepala dewan pariwisata setempat, Father Luc Dini, mengatakan larangan impor makanan asing bertujuan meningkatkan kesehatan dan kesejahteraan 10 ribu penduduk pulau itu.

“Pada saat ini kami sudah menyaring makanan cepat saji dari luar negeri”, tutur Luc Dini. “Sangat mudah memang merebus mie atau nasi, tetapi makanan itu hampir tidak memiliki nilai gizi”, lanjutnya.

Dini menyebut provinsi itu memiliki kekayaan alam  melimpah untuk dijadikan makanan seperti ikan, kepiting, kerang, talas, ubi jalar, dan nanas.

“Tidak perlu makan makanan impor ketika memiliki begitu banyak makanan lokal yang tumbuh secara organik di pulau ini”, ungkapnya.

Menurut Dini, kebijakan ini diterapkalan lantaran kesehatan masyarakat kian menurun akibat makanan cepat saji. Makanan impor cepat saji yang populer di wilayah itu berupa permen, ikan kalengan, dan biscuit.

“Di provinsi lain yang telah mengadopsi diet barat, gadis-gadis muda terlihat cantik tapi ketika tersenyum mereka memiliki gigi busuk karena gula”,

“Kami tidak ingin itu terjadi di sini dan kami tidak ingin mengembangkan penyakit yang datang akibat makanan cepat saji ala barat,” ujar Luc Dini.

Didukung pemimpin lokal, Luc Dini telah memerintahkan bungalow untuk melayani wisatawan dengan makanan lokal dan organik.

Rencananya, pelarangan itu akan disosialisasikan hingga dua tahun ke depan. Torba bertujuan untuk menjadi provinsi organic pertama di Vanuatu pada tahun 2020.

Namun, Luc Dini belum mengetahui apakah akan menyertakan pelarangan impor minuman alkohol atau tidak.

Leave a Reply