Gempa 6,6 SR Sumbawa NTT Tidak Berpotensi Tsunami

Kepala Pusat Gempa Bumi dan Tsunami Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Mochamad Riyadi menyatakan, gempa bumi 6,6 SR yang mengguncang wilayah Sumba Barat, NTT tidak beroperasi tsunami.

KoranKu – NTT, Indonesia – Kepala Pusat Gempa Bumi dan Tsunami Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Mochamad Riyadi menyatakan, gempa bumi 6,6 SR yang mengguncang wilayah Sumba Barat, NTT tidak beroperasi tsunami.

Gempa berada di laut pada jarak 79 km arah selatan Kota Bima dengan kedalaman 98 km, getaran gempa dirasakan cukup kuat di Sumbawa Barat selama sekitar 3 detik.

Di Kota Mataram, gempa terasa selama kurang lebih 5 detik. Sedangkan di Kabupaten Dompu, gempa terasa selama 5 detik.

Begitupun disebagian besar wilayah Bali, gempa terasa selama sekitar 4 detik. Masyarakat berhambuaran ke luar rumah.

“Berdasarkan peta tingkat guncangan (shakemap), BMKG memperkirakan gempa ini dapat berdampak kerusakan ringan di daerah yang berdekatan dengan pusat gempa bumi, seperti Sumba bagian barat dan utara, serta daerah Bima bagian selatan”, tutur Riyadi.

Selain itu, getaran gempa juga dirasakan meluas di wilayah lain dengan intensitas lebih kecil. Yaitu antara II Skala Intensitas Gempa (SIG) BMKH atau III MMI di Lombok, Sumbawa Barat, Sumba Timur, Ended an Maumere.

“Gempa bumi ini merupakan gempa berkedalam menengah yang terjadi akibat aktivitas subduksi lempeng. Dalam hal ini Lempeng Indo-Australia menyusup ke bawah Lempeng Eurasia dengan laju 67 mm/tahun”, tutur Riyadi.

Proses subduksi ini memicu deformasi batuan pada slab lempneg Indo-Australia di Zona Benioff pada kedalaman 98 km dibawah Cekungan Lombok (Lombok Basin) bagian timur laut.

Berdasarkan hasil pemodelan tsunami dan analisi yang dilakukan oleh BMKG, menunjukkan gempa bumi ini tidak berpotensi tsunami.

“Hasil monitoring BMKG selama satu jam pasca terjadinya Gempa Bumi, baru terjadi satu kali gempa susulan dengan berkekuatan 4,4 SR. BKMG akan terus melakukan monitoring perkembangan aktivitas gempa bumi susulan dan hasilnya akan disampaikan kepada masyarakat. Untuk itu kepada pesisir di NTT dan NTB dihimbau agar tetap tenang”, ungkap Riyadi.

Leave a Reply