Dihalangi Satpol PP, Mahasiswa Berhasil Duduki Balaikota Tegal

Koranku-Tegal- Usai menggelar aski di gedung DPRD, mahasiswa, Ketua dan para anggota DPRD melakukan longmarch menuju Balaikota Tegal.

Tiba di depan pintu Balaikota, Satpol PP melarang mahasiswa, Ketua dan Anggota DPRD masuk ke kompleks Balaikota  Tegal dengan menutup pintu gerbang utama.

Sempat terjadi adu argumentasi antara Ketua DPRD Edy Suripno dengan Kasatpol PP Yusmana. Yang kemudian melakukan mediasi di gedung Satpol PP. Meski telah dilakukan mediasi pintu gerbang tak kunjung dibuka. Kondisi tersebut sempat memancing amarah aksi demo.

Saat mediasi anatara Ketua DPRD dengan Kasatpol PP masih berlangsung, mahasiswa berhasil mencari jalan masuk menuju pendopo dan menggelar orasi.

Di Pendopo, Ketua dan para anggota DPRD ditemui oleh Wakil Walikota Tegal HM Nur Sholeh. Pada kesempatan tersebut Wakil Walikota dihadapan mahasiswa menegaskan mendukung penuh aksi mahasiswa dalam memperjuangkan nasib Akademi Keperawatan (Akper) Pemkot Tegal.

Ditemui sejumlah awak media disela-sela aksi, Ketua DPRD Edy suripno antara lain mengatakan  persoalan pendidikan merupakan persoalan idiologis. DPRD sudah berupa semaksimal mungkin.”Kami bisa membaca bagaimana kepanikan seluruh sivitas Akademika terkait rencana penutupan yang dilakukan oleh Walikota,”ujarnya.

Edy berharap, Walikota tidak mengulur-ulur waktu untuk persoalan ini. Seluruh Pimpinan dan anggota DPRD menghendaki agar ada upaya untuk gabung kepada Kemenkes.

“Pada tanggal 24 Maret 2017 kita akan ikuti bagaimana walikota akan melaksanakan RDP. Kita lihat nanti apakah Walikota akan konsisten melakukan hal itu.dan kita mengambil keputusan bersama-sama dan segera mungkin mengirimkan surat ke Kemenkes, karena batas akhirnya tanggal 27 Maret 2017,”tegasnya.

Lebih lanjut Edy mengatakan, apabila Walikota tidak hadir, DPRD akan melakukan hak-haknya.”Apabila Walikota tidak hadir dan tidak melakukan Akper bergabung ke Kemenkes RI, Walikota harus bertanggung jawab, menjelaskan alasannya dan maksudnya. Karena ini merupakan investasi jangka panjang terkait Pendidikan Tinggi,”pungkasnya.

Leave a Reply